Persepsi Salah Seputar Seks

Topik seks disukai banyak orang, bahkan mencari tahunya lewat majalah, teman, dan sumber lain. Jawaban berbeda akan Anda dapatkan, tergantung pada siapa Anda bertanya.

Lewat beberapa penelitian, tersibak enam mitos aneh seputar seks. Simak kebenarannya, seperti dikutip dari Allwomenstalk.

Jika Anda loncat-loncat setelah berhubungan seks, Anda tidak akan hamil

Tentu salah besar. Mitos konyol lainnya adalah, Anda tidak bisa hamil jika Anda mencuci Miss V setelah berhubungan seks, jika Anda belum pernah berhubungan seks sebelumnya, jika Anda sedang haid, jika Anda berhubungan seks di dalam air, atau jika Anda berhubungan seks sambil berdiri.

Coba pikirkan, sperma secara khusus dirancang untuk sampai ke sel telur Anda dan mempuknya. Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya, kecuali dengan KB. Jadi kalau Anda berhubungan seks tanpa alat KB, Anda tentu akan hamil. Bahkan, ada sebagian wanita yang hamil meski telah menggunakan KB seperti pil.

Kebanyakan wanita tidak dapat multiorgasme

Sebenarnya, kebanyakan wanita bisa multiorgasme. Kuncinya, jangan berhubungan seks hanya lewat penetrasi Miss V. Anda membutuhkan rangsangan lain di daerah yang lebih sensitif.

Tidak ada cara, selain operasi, untuk membuat Mr P lebih besar

Anggapan ini bisa disebut benar. Tidak peduli apa pun yang ditawarkan iklan, tidak ada cara untuk membuat Mr P Anda lebih besar selain dengan operasi, jalan yang cenderung menyakitkan dan mahal. Pompa tidak bekerja. Pil tidak bekerja. Tidak ada cara lain.

Ukuran Mr P rata-rata 6 inci

Benar. Menurut WebMD, ukuran Mr P rata-rata 5-6 inci saat ereksi dan hanya 3 inci saat tidak ereksi.

G-spot adalah sebuah mitos

Masih terdapat perdebatan mengenai keberadaan G-spot. Beberapa dokter mengatakan tidak ada sedangkan dokter lain mengatakan ada. G-spot, dikenal sebagai area supersensitif di dalam Miss V dipercaya menyebabkan wanita orgasme. Sayang, hanya sedikit dari kita (pria maupun wanita) yang dapat menemukannya.

Losion tubuh adalah pelumas yang baik

Jelas salah. Meskipun mungkin tampak seperti pelumas yang baik, karena teksturnya yang licin dan bersih, tapi tidak benar. Karena berbasis minyak, losion akan kering setelah Anda mengoleskannya, juga akan mengelupas dan merusak lateks kondom. Jadi seharusnya, gunakan pelumas yang memang dirancang hanya untuk kondom. (lifestyle.okezone.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright 2011 Pelajaran Seks
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger